MOTO KAMI

Kepuasan pelanggan adalah tujuan utama kami ,,,,,,,,,

Kamis, 08 Desember 2011

DESA MOJOREJO DAN PERIKANAN


Profil Desa Mojorejo
Desa Mojorejo berbatasan dengan desa Beji di sebelah utara, desa Pendem dan Torongrejo di sebelah timur, Desa Dadaprejo di sebelah  selatan dan Junrejo di sebelah  barat.  Desa ini terbagi dua dusun yaitu Dusun Kajang yang berada di sebelah timur jalan Raya Mojorejo dan dusun Ngandat yang berada di sebelah barat jalan Raya Mojorejo. Dusun Kajang terbagi dua yaitu Kajang Lor dan Kajang Kidul.
Luas wilayah desa ini ada 154,05 hektar dengan luas lahan pertanian yang berupa sawah irigasi seluas 126 hektar dan lahan tegal seluas              5 hektar. Ini berarti sebagian besar wilayah di Desa Mojorejo masih berupa lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan bukan untuk rumah penduduk.  Hal ini nampak dari data jumlah penduduk yang ada di Desa Mojorejo yaitu hanya 1.367 KK atau dengan jumlah 4.938 jiwa. Penduduk yang bekerja di sektor pertanian ada  374 orang yang berarti hanya 7,6%, dimana petani pemilik  lahan dan penggarap ada 198 orang dan buruh tani ada 161 orang.  Sebagian lahan pertanian yang ada di desa ini pemiliknya berasal dari desa lain.                     .       
                Potensi pertanian di Desa Mojorejo selain padi ada tanaman sayuran yang biasa ditanam petani seperti kubis, kembang kol dan bawang merah. Selain itu tanaman hias juga banyak diusahakan di Desa Mojorejo terutama untuk partai besar dan kebanyakan tanaman hias jenis hias taman. Beberapa petani ternak di Desa Mojorejo memelihara sapi perah dan hasilnya dikirim ke KUD Batu yang tidak jauh dari tempat tinggal petani. Dalam  perkembangannya di bagian poros jalan Raya Mojorejo banyak berdiri toko-toko yang menyediakan oleh-oleh khas Kota Batu dan juga banyak berdiri rumah-rumah makan untuk menarik wisatawan yang datang ke Kota Batu.
Mecoba Sektor Perikanan
                Sektor perikanan di desa kami selama ini masih belum terprogram dengan baik dikarenakan belum adanya sosialisasi akan potensi usaha dibidang tersebut dengan baik. Saya selaku penulis ingin memcoba memajukan desa Mojorejo untuk sector perikanan dengan membuat kelompok tani yang mungkin bisa bergotong royong dalam memajukan sector perikanan dengan baik.
                Sebagai awal kami mencoba untuk membudidayakan ikan lele sebagai tahap pembelajaran untuk memulai usaha kami. Kenapa ikan Lele??? karena kami beranggapan prospek usaha ini sangat menjanjikan karena permintaan akan ikan ini sangat tinggi dan dibutuhkan setiap hari. Selain itu, budidaya ikan lele relative lebih mudah dibandingkan dengan ikan jenis tawar lainnya seperti ikan mujair dan ikan mas. Ikan lele lebih tahan terhadap berbagai penyakit, lingkungan, dan cuaca

Prospek Usaha Ikan Lele   
Usaha budidaya lele merupakan usaha yang dapat dijadikan sambilan yang dapat menambah penghasilan,  atau mungkin dapat dijadikan sebagai sekedar hobi.   Apabila kita menempatkan sebagai suatu budidaya, maka budidaya lele termasuk usaha yang sangat menjanjikan, sebab permintaan terhadap komoditi ini selalu tinggi.


Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa.  Hal ini dimungkinkan karena kemudahan perawatan, bahkan untuk pakannya, dapat memanfaatkan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas.  Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan ataupun lahan marjinal lainnya.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar